Kamis, 30 April 2015

Rabu, 29 April 2015

MIMPI

Tiba-tiba saya teringat..
Dulu sekali, waktu masih SMP atau SMA kelas satu, saya pernah edit foto seperti ini (look below..)












dari dulu saya kagum sama akhwat bercadar, mungkin karena teman teman ibu saya pada pake cadar kali ya..
dan saya buatlah sebuah tulisan seperti itu,saya ingin bercadar suatu hari. Alhamdulillah! Sekarang, sekitar 5 tahun sejak foto itu diedit, saya benar-benar bercadar. Masya Allah..
Saya juga dulu menulis, kota yang paling ingin saya kunjungi, adalah kota Bogor. Ada alasan tersendiri kenapa Bogor yang jadi kota tujuan saya. Dan lagi-lagi... Alhamdulillah, Masya Allah, saya diizinkan Allah kuliah di IPB ini, walaupun Bogor tak seindah ekspetasi saya huahahaha.
Banyak sekali, keinginan saya yang saya tulis Alhamdulillah menjadi kenyataan. Saya teringat dengan Kak Danang, alumni fakultas perikanan IPB, yang video motivasinya terlalu sering diputar di acara penyambutan maba, di acara motivating trining, dan sebagainya sampai saya ingat soundtracknya. Beliau ini menuliskan 100 mimpinya. Dan satu per satu mimpi itu dicoret dari kertas, pertanda ia bukan lagi mimpi, melainkan sudah menjadi nyata. Tanpa disadari ternyata saya melakukan itu dari dulu. Saya menuliskan kota-kota mana yang ingin saya datangi. Saat saya melihat buku yang berisi keinginan-keinginan itu, ternyata banyak yang sudah terwujud. Yang belum terwujud, menjadi motivasi saya untuk mewujudkannya. Ternyata dulu saya pernah bermimpi seperti ini..atau seperti itu...Dulu juga saya mengobrol ingin punya bisnis busana, well, walaupun belum jalan (ehehe), setidaknya saya sudah punya tim yang sevisi dengan saya di bidang busana ini.Alhamdulillah. Saya juga pernah berpikir untuk meneliti lebah madu, dan menjual hasil produksi madunya. Well, meskipun saya gak punya lebahnya, Alhamdulillah saya sekarang jual madunya (mau beli?haha). Dulu juga saya curhat pengennya itu masuk sastra jepang, tapi orangtua melarang. saya menurut, dan sekarang saya bisa kuliah di fakultas kehutanan sambil les bahasa jepang. Alhamdulillah...Ah, rasanya betapa banyak mimpi-mimpi itu yang menjadi nyata. Fabiayyi 'ala irabbikuma tukadzidziban?
 :')

Minggu, 12 April 2015

When he holds your hand... (think again)

Jadi, malam ini, saya baru lihat postingan temen. Dia lagi ulang tahun. Dia posting poto, poto dia lagi dipasangin cincin. Bersama poto-poto itu, dia sertakan penjelasan, "makasih ya sayang :*". Poto-poto itu kelihatannya amat-sangat 'sweet'. Tapi, saya cuma bisa mendesah penuh penyesalan, karena poto itu, didokumentasikan antara dia dan pacarnya (pacar?what kind of food is that?). Rasa-rasanya merinding, waktu melihat tangan si cowok, megang tangan si cewek. Langsung teringat sabda Rasulullah, " Seorang yang ditusuk kepalanya dengan jarum besi, lebih baik daripada lelaki yang menyentuh wanita yang tidak halal baginya". Merinding. Andaikata cowok itu adalah suaminya, tentu sentuhannya akan menjadi pahala bagi mereka berdua. The problem is, that boy isn't her husband. Menjadi apakah sentuhan si cowok itu? Apakah menjadi bara-bara api neraka? Nau'dzubillah min dzalik. Hanya menjadi nikmat semu yang sementara. Hanya menjadi sesal berkepanjangan di kemudian hari. Saya tidak merasa sok suci dengan mengatakan ini. Saya hanya mengatakan ini berdasarkan hadits Rasulullah, berdasarkan pengalaman, betapa wanita-wanita yang pernah disentuh oleh lelaki yang bukan mahramnya, kelak merasakan penyesalan. Trust me, it's true. Unless wanita tersebut hatinya tak tersentuh hidayah. Kelak, saat ia menikah, dan melihat kembali tangannya, yang terngiang adalah tangan itu pernah disentuh seseorang yang bukan suaminya. Tangan itu pernah menjadi sebab dosa bagi laki-laki lain :'( . Tangan itu pernah melakukan zina. Tangan itu akan dimintai pertanggungjawaban :'( :'( . Tangan itu... tangan itu yang akan menjawab ketika ditanya, "Apa yang telah dilakukan dengan tangan ini?". Dusta tak akan ada. Tubuh inilah yang akan menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Tak mungkin berdalih. Dan jawab si tangan, "aku telah berzina" T^T .How sad is that? Harus bilang apa lagi nanti? Mulut dikunci rapat, penyesalan pun tak ada gunanya. Allah... dan di saat itulah azab Allah menanti. Kita bisa apa? Saya tau, saya memang tak sesuci itu, bukan berarti saya tak pernah 'disentuh' oleh tangan-tangan haram, baik sengaja maupun tak sengaja. Dan sekarang? Penyesalan bertubi itulah yang tersimpan. Sesak, sedih, kalaulah bisa waktu terulang lagi. Allah... hamba harus jawab apa nanti saat Kau tanya? :'(

Bukankah lebih romantis, ketika kita berulang tahun, di atas sajadah, di antara senyapnya malam, di sela tangis sepertiga malam, ada yang berdoa, "Ya Rabb, berkahilah usia kekasih hamba, istri hamba. Jagalah ia dan jadikanlah ia bidadari hamba di surga. Ya Rabb, sayangilah tulang rusuk hamba. Panjangkanlah umurnya dalam ketaatan. Jadikanlah ia wanita sholihah yang dirindu surga..."
Kemudian si dia mendatangimu, berbisik di telingamu, "Barakallah fii umrik, istriku.." Huaaaaaa melting. Saat itu malaikat akan mencatatkan pahala. Saat jemari si dia kemudian bertaut dengan jemarimu, dan dosa-dosa mengalir dari celah jari jari itu. masya Allah. Bukankah itu yang kita inginkan?

Ya Rabb, jaga hamba, sucikan hamba, sekalipun hamba ini hina, sekalipun diri hamba terjerat zina (mata, hati, tangan, kaki, dsb.), ampuni hamba, lindungi hamba, dan persiapkan hamba hanya untuknya yang membawa hamba kepadaMu. Aamiin ya Rabbal Alamiin

Sekian dari saya, segala kata yang mungkin menyakiti harap dimaklumi, mohon dimaafkan. Kesalahan datangnya dari saya, kesempurnaan hanyalah milik Allah

Kamis, 09 April 2015

Recycling-Project (?)

Assalamu'alaikum
Punya botol bekas ga dipake?Kalo disimpen, cuma menuh-menuhin kamar? Dibuang? Eiiits, jangan dulu. Kreasikan saja botolmu.
Sebagai mahasiswa konservasi, saya agak sensitif dengan masalah lingkungan. Rasanya itu apa-apa mau di daur ulang, terutama plastik. Jadi, saya dapat inspirasi buat nge-recycle botol-botol yang ada, hasil dari ngintip ide orang waktu lomba daur ulang huahaha dan ngubek-ngubek youtoube with keywords 'DIY' (do it yourself) hehe. Botol-botol yang kelihatannya sekedar sampah itu, bisa disulap jadi 'sesuatu' yang berguna. Bisa jadi apa sih? Jejejejeeng! Jadi tempat pernak-pernik. Gampang banget cara buatnya. Alat dan bahannya juga simple. Yang kamu butuhkan cuma:
1. Botol bekas
2. Resleting
3. Lem
4. Pita/manik-manik/apapun deh buat hiasan
5. Jarum dan benang (kalo lebih suka jahit)
6. Kain perca (kalo mau lebih rapih)
7. gunting/cutter



ini dia...







Caranya?
1. Gunting bagian tengahnya, atau atasnya, sekreatif kamu, deh!







Kalo saya sih motongnya gini



2. trus ambil resleting (kalo ada baju ga dipake terus ada resletingnya, bisa tuh diberdayakan :D )











3. Lem resletingnya, dimulai dari ujung trus ke pangkal (apa sih?)

Kalo rajin sih, dijahit juga bisa. Karena saya ga rajin, ya dilem aja. Kalo dijahit, pola benangnya bisa dibuat yang unik.







4. Tempel resleting ke pinggir botol yang sudah dipotong













 5. Jadilah seperti ini. Udah nyatu~
 








 
6. Hiasi dengan pita atau manik-manik. Kalo mau lebih tertutup, bisa juga dilapisi dengan kain perca. Karena saya kurang modal suka yang simple, jadi saya hias dengan pita-pita aja.
7. Lapisi tutupnya dengan pita yaaa..atau kain..ya biar ga ketauan banget botolnya lebih indah gitu
  

Kamu tinggal isi dengan pernak-pernik yang kamu mau~
Manfaatkanlah barang-barang di sekitar kamu. Barang yang kelihatannya ga berguna, bisa menjadi very useful. Kadang juga, barang yang kita anggap sampah biasa, bisa jadi dampak buruk untuk lingkungan. Jaga lingkungan kita, yuk!
Sekian, jazakumullah khairan katsir~

Minggu, 18 Januari 2015

Shalat

Bismillah
Assalamu'alaikum
So tonight I wanna tell you the story about "shalat"
Jadi gini, tanggal 14 Januari 2015 kemarin, aku, beserta Ip'ers pergi ke rumah Mba Andin (sekdep IP). Rencananya mau rihlah gitu deh. Rumah mba Andin itu ada di Bekasi, taulah ya di planet yang rasanya jauh banget dari Bogor. Seriously, it took 4 hours to go there. Nah, waktu itu yang pergi adalah aku, mba suci, harun, dan ka soni. Kita naik KRL ke planet. Dari awal udah wanti-wanti sih supaya ga kemaleman sampe Bogor lagi. Jadi sekitar jam tengah 10 gitu kita berangkat. Naik angkot 2 kali, turun di stasiun, naik krl, transit di manggarai, nungguin kereta lama banget, naik angkot lagi sambil kehujanan, turun naik becak, and finally we got there. Rumah Mba Andin. Nyaman banget, apalagi dengan bolu lapis dan sirup (eh). Ga ding, nyamanlah, jelas, setelah perjalanan jauh dan melelahkan (lebay), akhirnya bisa duduk selonjoran sambil nonton Masha and the Bear. Terus ada kyam juga.Kyam yang manusia planet aja nyasar hehe. Kita itu sampe planet jam 2 gitu. Lama banget yak di jalan. Di rumah mba Andin kepikirannya cuma "pulang jam berapaaa?bakal lewat jam malam gaaaak?gua belum packiiiiiing!!Duh ini oleh-oleh belum dibeli!Kumaha ieu teh?" Pokoknya hal hal seperti itulah yang terlintas di pikiranku. Akhirnya setelah makan, diputuskan untuk pulang ba'da ashar, sekitar jam 4. Aku dan mba suci udah sepakat, "de, ntar kita sholat maghribnya di jama' takhir aja ya pas di bogor." kata mba suci."ho-oh mba,"aku sih setuju aja. Khawatir banget soalnya, bakalan kena jam malam. jam malamnya jam 9, dan aku bener-bener harus sampe ke kos sebelum jam itu, karena besok paginya harus ke bandara, aku mau pulang. Untungnya, Alhamdulillah, setelah menghubungi mba2 yang piket ngunci pintu kos, aku dan mba suci diizinkan pulang lewat jam malam. Tapi kami tetap tau diri, pulang secepatnya. Nah, puas di rumah mba Andin, kami pun pulang. Jalan kaki dulu, naik angkot, naik kereta, turun lagi di manggarai, nunggu kereta lagi, lama, dan setelah datang-Masya Allah-isi kereta kaya udah mau meledak gitu. Aku dan mba suci udah ga sempet lagi mau masuk gerbong wanita. ya Allah itu di dalam kereta kita udah kejentet sama bapak-bapak yang pada baru pulang kerja. Padahal awalnya aku dan mba suci gandengan tangan. Saking ramenya, gandengan kita terlepas (eaaaa). Dan itu juga udah malem. Kita khawatir banget. Udah malam, kejentet, ga bisa napas. Ampun banget lah. tobaaaat. Alhamdulillah, akhirnya kita sampe juga di stasiun bogor. Ka soni sms mba suci,katanya, "Kita sholat maghrib dulu ya". Aku dan mba suci lihat-lihatan, jujur aja, khawatir sampe kabupaten bogor,alias IPB, kemaleman. Takut jamal. Tapi akhirnya kita 'tsiqah' sama ka soni. Udah jam 7, tapi kita tetep nyari mesjid. Alhamdulillah, ada mesjid di polsek bogor. Kita sholat, ka soni imamnya. habis sholat ka soni nanya lagi, "kita nunggu isya atau gimana?".Karena udah kadung jam7 lewat, yang artinya isya sebentar lagi,kita ngangguk dan jawab "iya" aja. Ya udahlah, ntar juga kalo kena jamal masih boleh masuk,kan udah minta izin. Azan isya, kita sholat rawatib qobliyah, terus sholat fardhu. Rawatib ba'diyah nya engga. Khawatir gitu deh. Eh, waktu kita nungguin para ikwhan, ternyata mereka masih sholat sunnah. Maluuuu...kenapa harus takut ketika kita sedang menghadap Allah?? rasanya itu pengen nutup muka aja (udah ketutup sih dengan cadar haha). Selesai sholat, lega banget rasanya. Kita jalan, nungguin angkot ke laladon. Aku dan mba suci masih sempet beli minuman. Di angkot ngobrol-ngobrol. Seriusan, aku ga pernah ngobrol kaya gini,hehe. Di angkot itu baru sadar kalo ntar lagi, Ip'ers bakal berubah, ka soni udah ga di LDK, harun masih ada sih (tapi sekarang ga lagi, harun jadi wakil ketua LDK :'( ), mba andin digantiin mba suci, Ip'ers yang lama bakal berganti orang. Manusia yang bertahan di Ip'ers baru (dari yang lama) cuma aku,resti,kyam,dan ayu. Nyesek..Rasanya Ip'ers itu udah kaya keluarga sendiri. Sedihlah. barangkali setelah perjalanan di angkot itu, there will be no communication between us. udah cukup sedih sedihnya. Nah, lanjut ke perjalanan, setelah berbincang, tak disangka ternyata kita sampe kabupaten bogor jam setengah 9. terharu :') . Biasanya dramaga itu macet banget. Kali ini tuh lempeng, jalan mulus. Kita berempat turun di satu tempat, soalnya kos ka soni deket banget sama kos aku dan mba suci. Harun mau kemana dulu gitu katanya, kayanya ikut bareng ka soni. Masih sempet beli makan. Sampe di kos,mba suci bilang,"lega banget ya, udah sholat. Syukurlah kita tadi dengerin waktu disuruh sholat."
Begitulah...kadang kita terlalu khawatir.Padahal kata Allah, "carilah pertolongan melalui sabar dan sholat"
:)
Sekian dari saya. Anyway, I really want t rewind the moment. I wanna go with you guys again. Next time, maybe?
Insya Allah
Sekian untuk malam ini

Sabtu, 04 Oktober 2014

MPKMB 51 sweet memories versi ane

Bismillah
Assalamu'alaikum
Ini salah satu kepanitiaan terbesar dan paling berkesan di hidup gue. Nyaris seluruh mahasiswa (aktif) IPB menyetujuinya. Kebanyakan menganggap seorang yang ngaku aktivis harus ikut kepanitiaan ini,yah ga semua memang.Tapi memiliki hand band dan nametag bertuliskan SKEEPER itu benar-benar membanggakan. Yap, Kepanitiaan yang sangat menyita watu libur naik tingkat mahasiswa IPB, MPKMB. MPKMB, alias masa pengenalan kampus mahasiswa baru di IPB. Kali ini gue ikut MPKMB 51. Sebagai panitia dong. Gue udah pernah jadi peserta.Dan sejak jadi peserta niat gue setaun itu adalah jadi panitia tahun depan haha. Yap gue emang niat banget. Dan gue terpilih jadi skeeper atau sektor keeper. eeeeeummm kaya penanggung jawab gitu deh. istilah untuk penanggung jawab satu kelompok. pokoknya kaka kaka penyalur informasi buat ade ade baru. kaka kaka yang selalu tersenyum manis, siap mendengarkan keluhan, tak kenal lelah,harus penuh informasi, dan rata rata berubah jadi lebih muda sifatnya muahahaa.Sebelum open recruitment panitia, tapi gue tau OR nya sesaat lagi, gue udah lapor ke nyokap, minta izin libur kali ini akan pulang telat. why?karena itulah resiko jadi panitia. gue memutuskan lahir batin gue udah siap. siap menahan rindu pada orang rumah.Setelah pengumpulan berkas, wawancara, dan menunggu sekian waktu, gue buka pengumuman, daaaaaan... Alhamdulillah gue diterima. Katanya sih jadi salah satu dari 700-an orang yang bersaing.katanyaaaa....yang diterima 400-an gitu. Banyak? wajar, karena ngurusin 3000-an mahasiswa baru, menghubungi menteri-menteri, mengatur persiapan yang oke dan harus selalu on-time, dll.Gue pulang 2 minggu sebelum lebaran, teman-teman yang lain mungkin udah jamuran di rumah, setelah satu setengah bulan without activity (maybe). hari-hari gue diisi dengan RG, radiv, ketemu ade ade yang masih polos itu, dijadiin tempat curhat (gue mah seneng haha). kita pernah danus bareng, dengan modal 1 juta, dalam waktu satu jam harus surplus sekian kali lipat. gue lupa. Alhamdulillah kita dapet. Ada upgrading juga, yah lumayan sih kena semprot BEM hehe. tapi di situ semprotnya ngena, karena emang kesalahan panitia, bukan semprot sembarang semprot agak agak ga penting yang beberapa waktu lalu gue alamin (ntar dah diceritain kalo ga mager). kita ada acara Skeeper cup, ajang lomba olahraga buat divisi skeeper.gue berasa lomba di pesantren. iya, pesantren bogor. Institut Pesantren Bogor. Keren banget. Ada juga games seru yang banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak banget. pokoknya banyak dah.itu kepanitiaan yang seru banget. Ilmu gue bertambah, Alhamdulillah. Tapi, seru seru gitu gue juga tetap kangen rumah. Dengan dalih harga tiket yang murah adalah H-14 lebaran, gue pulang hahahaaa. serius ini mah, tiket kalo H-7 jelas mahal. Dan gue pulang. Setelah seru-seruan bareng keluarga, H+14 lebaran gue balik ke Bogr. Kembali disambut dengan keseruan MPKMB 51. Gue ketemu ade ade itu lagi,mereka baik baik,gue sayaaaang banget lah sama mereka. Rindu kalian, de.Dan tiba acara puncak. Gue diharuskan untuk:
-keep fit.soalnya gue dkk yang harus ngejaga ade-adenya
-HP always di tangan, biasanya ade-adenya suka sms nanya keperluan ini itu.
-Bangun pagi. Gue bangun jam tengah tiga, dan jam setengah empat udah sampe GWW
-harus semangat,karena bakal mimpin ade adenya perang jargon sama yel-yel.suara teman-teman gue abis cobaaaa hahahaa
-harus senyum terus. ntar ade-adenya takut lagi..
-harus bisa jadi panutan. yaaa kita kan paling pertama dilihat adenya ecieeee
-harus bisa dihormati.biar adenya tau kita itu lebih *ehem* tua dan yaaaa emang mereka harus sopan

jujur aja gue bahagia walaupun harus bangun jam segitu, gue ga ngerasa lelah.gue heboh banget waktu neriakin jargon sama yel-yel.saat saat terindah gue banget kalo ngelihat ade-adenya ketawa atau tersenyum senang. gue seneng, walopun ade-adenya pada minta tolong isiin botol minum mereka. Ya gue ga tega juga kali ngebiarin mereka hanya dengan botol mini selama nyaris satu harian. Gue bisa ketemu pak mentri,gue bahagia pokoknya. Tapi kebahagiaan gue sedikit terusi karena juga gue sedang di ospek hahaaha.Di IPB itu, masa perkenalan itu ada 3 kali. Paling membahagiakan saat jadi maba, disayang kaka-kakanya,yaitu MPKMB. Sisanya sih MPfakultas dan MPdepartmen.Ini sih tergantung fakultas.Ada yang seru-seruan doang.Kal gue mah termasuk yang yaaaah penderitaannya paling banyak lah wkwk. Paling keras gitcuuuhhh katanyah! Gue kesel seriusan. tiga hari MPKMB, temen temen panitia MPKMB yang sefakultas sama gue dipanggil mulu buat inspeksi mendadak. Kadang cuma dimarahin kaga jelas, terus disuruh nyari penugasan. Temen gue malah ada yang nangis karena merasa amanahnya terabaikan. Dia bagian humas lho, yang menghubungi menteri. Ada juga yang satu harian merengut doang, dia fotografer, jadi momen momen semasa MPKMB itu ga boleh terlewatkan. Alhamdulillah ada senior baik yang nyuruh kita balik menjalankan amanah. Dan hari paling bikin gue kesel adalah hari pertama MPF gue, bertepatan denga MPKMB hari ketiga, hari terakhir, hari paling seru, hari di mana (katanya) tenaga skeeper sangat dibutuhkan karena ini perjalanan ke lab-lab atau daerah luar kampus. Sektor gue kebagian di luar kampus. Dan gue ngerasa sedih-sedih-sedih-sedih-sedih. Gue manyun satu harian.malemnya gue sempatin ke GWW, tempat MPKMB berlangsung, di mana para panitia bersenang-senang. Skeeper pada pake kerudung merah, gue sendiri yang beda. gue baru keujanan juga, gue kedinginan, gue ngerasa beda banget, gue ngerasa sendiri, tapi gue pengen banget lihat acara terakhir itu. Gue mau nangis, Alhamdulillah teman terbaik gue ngerangkul gue. Dan setiap kali orang-orang memperlihatkan video hari ketiga mpkmb, atau bercerita tentang hari ketiga mpkmb,gue cuma diem dan sedih. Lebay?ini kepanitiaan yang berharga banget buat gue. Intinya sedih banget lah.
Bahagianya, sampe di ks, gue buka hp, banyak banget sm dari ade adenya. semuanya bilang makasih, minta maaf, dan bilang sedih gue ga hadir bareng mereka :') lumayan meningkatkan mood gue malam itu. Rasanya pengen gue sms-in mereka dan bilang kalo gue sayang banget sama 130 orang ade ade yang ada di sektor gue :')
Oke deh udahan ah. Semangat terus ya ade ade 51. Kalian luar biasa. TPB kalian pasti bisa. Skeeper kalian yang tak seberapa dan cerewet ini sayang kalian.Kangeeeeeeen haahahahahahaha


Minggu, 03 Agustus 2014

Lebaran..lebaran

Oke, gue tau gue baru aja selesai ngetik.Tapi gue pengen cerita lagi.
Ini cerita libur lebaran. Tanggal 26 Juli lalu, gue sekeluarga mudik ke rumah nenek di daerah Binjai-Tandem-Stabat (tau dah dimana pastinya,nama kampungnya Bulu Cina). Di sana tuh kampung yang aneh banget menurut gue. kebanyakan penduduknya itu Suku melayu, tapi bahasa yang dipake sehari-hari di sana bahasa Jawa. Kalo jalan ke sana, berasa balik ke jaman belanda. Seriusan. Rumah ala belanda masih banyak. trus di kanan kiri jalan ada hutan jati...terus kebun tebu..terus lembu-lembu lewat. Kalo malem jalan, horor bro. Soalnya kan banyak kebun tebu, jadi langit tuh kaya kosong gitu.Ya horor versi gue sih. Jadi gue pulang kan ke sana. ya udah gue pulang ke sana hahahaha. (abaikan sajalah).
tanggal 31 agustus, kita sekeluarga berniat pergi ke danau toba.Jadi dengan menaiki mobil kijang yang penuh sesak dengan sepuluh orang di dalamnya (8 orang dewasa, 1 anak-anak, dan 1 bayi),kita berangkat ke danau toba. Lama banget persiapan. dari jam 7 sampe jam 11 baru kelar. Keluarga gue tuh, kalo piknik harus ada acara masak-masaknya. Tapi ternyata ada bahan yang belum dibeli. Jadi kita singgah ke sebuah warung di tengah jalan. Adek cowo gue yang turun, disuruh beli yang dibutuhin. Gue teriakin dari dalam," dek,beliin kakak chit**to yaaa!"Papa langsung respon,"eh,ga usah!itu ga sehat!" Tapi gue dengan bebalnya tetap nyuruh dia beli. Kakak gue yang cewe juga langsung protes,"ga usah,dek.itu ga bagus." Dan gue masih keukeuh pengen jajanan itu. Adek gue juga dengan polosnya ngebeliin jajanan. Waktu dia naik gue rebut bungkus plastik berisi kentang iris tipis dibumbu asin. Kunyah habis satu bungkus. Abang gue, yang anaknya sangat teliti, juga menikmati chips yang gue pesen. Tapi dia ngeliat kok ini bungkusnya melempem ya?Dia cek expired datenya, dan eng ing eng...udah kadaluwarsa. Mama langsung panik. Langsung nyuruh kita berhenti makan. Gue langsung dimarahin (nasihatin sih) sama sekeluarga. "Makanya,kalo dibilang jangan ya jangan!" Gitu kata mama. Papa juga nyahut,"Apa tadi papa bilang?itu ga sehat kan?" Kakak cewe aku yang kompor abis juga ikutan,"tuh kan dek!" Adek cowo aku malah ikut jadi korban, dibilang kalo dia juga ga nurut. Dia membela diri, katanya, "Kan kak ratu yang mau. aku kan ga dengar tadi ga dibolehin.." Dan jadilah saya tersangka utama. Gue sih senyam senyum aja. Soalnya itu chips masih enak hehehehe. Tapi beneran, kata-kata orang tua itu emang sakti. Pengalaman gue, kalogue ga nurut, pasti ada aja kejadian. Makanya gue berhati-hati dengan ucapan orang tua. Tapi ya sekali itu gue udah pengen banget. Bablas deh..
Kita lanjut perjalanan.Sekitar 30 menit kemudian kita udah sampe di Balai Diklat Kehutanan. Kebetulan papa kepala bagian diklat, jadi kita bisa pake asramanya hehe. Kita numpang rehat sejenak, sholat zuhur dan makan siang. Gak berasa udah jam 2, dan kita lanjut lagi ke Danau Tobanya. Biasanya,dari BDK itu cuma 15 menit ke danau toba.tapi, papa itu orangnya harus beda. kalo mau ke danau toba harus di tempat yang sepi.ya gue setuju aja. gue juga malu berenang di tempat yang banyak orang. Setelah dua jam, baru kita sampe di tujuan. Sempat ada perdebatan antara kubu mama dan papa. mama ga pengen di situ, karena bau amis. Idung gue emang rada aneh, jadi ya ga nyium nyium banget aromanya. Orang-orang udah bilang ga usah ke situ, karena banyak bangkai ikan di pantainya. Kalo ke pantai harus turun tangga jaauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh banget. Akhirnya papa cari tempat lain. tapi di situ rame. Kita pada ga setuju, setelah divoting kita balik ke pantai sebelumnya. mama udah ngingetin kita buat ga ke situ.tapi kita ngeyel (kecuali kakak cewe) pengen balik aja.dan lagi-lagi kita menyesal. perkataan orang tua emang harus dituruti. kita ga bisa berenang di bawah.Selain karena ombak udah mulai naik, pinggir danau dipenuhi sampah. Kecewa berat ngeliat pantainya. Ikan mati tergeletak di pasir.Kaya ikan asin dikeringin. Ampun banget lah. tapi suasana danaunya tenang banget. Yang salah itu cuma sampah-sampah dan ikan mati. Akhirnya setelah kita cape cape turun ke bawah, kita naik ke atas dengan kaki pegal. Mama sih cuma cuek aja. Kita nyesel. Tapi kita ambil semua hikmahnya. karena udah terlalu sore semua sepakat buat balik dulu ke asrama BDK. Besok pagi balik ke danau. Suasana tempat nginap tuh asik banget. cuma ada kita sekeluarga, api unggun, jagung bakar, indomi rebus,teh manis hangat, dan kamar-kamar yang sejuuuuuk. Papa kan suka mencoba yang aneh-aneh, jadi papa beli buah bacang (mirip mangga, banyak serat dan getahnya) banyak banget. 1 goni! trus di jus.gue suka mangga, jadi karena bacang mirip mirip mangga ya udah gue minm aja jus nya banyak-banyak. Setelah itu, mama ngomong,"Bacang ini ga terlalu bagus dimakan,getahnya bisa bikin bibir luka." Gue terdiam.berharap bibir gue bakal baik-baik aja. Harapan gue ga dikabulin. Sekitar mulut gue dan bibir udah jadi korban getah bacang. Sekarang luka,ampun dah. sampe malem kita main-main di sekitar api unggun. trus makan indomi. gue makan banyak banget, banyak bangetlah. Sepupu gue yang ikut protes,"makannya banyak-banyak,terus besok ngomong 'mama aku kok genduuuut?' " katanya sambil mengejek.gue mah cuek bebek.yang penting enak. dan setelah sholat isya, gue berniat tidur. dan gue tidur (iyalah!).
Besoknya kita pergi lagi ke danau toba. kali in papa nurut dan bawa kita ke tempat wisatanya. rame. yah menurut gue sih. gue berenang tetap dengan kaos kaki dan jilbab lebar. ga ada yang berani protes. Waktu lagi sibuk berenang, abang-abang yang nyewain banana boat lewat. kita heboh pengen naik. Ini pertama kalinya gue naik itu. Si abang nyuruh gue lepas kacamata, padahal gue cuma bisa lihat warna doang tanpa kacamata. kita dibawa keliling danau, dengan kecepatan tinggi. sodara-sodara gue teriak semua. tapi karena gue ga tau yang gue lihat apaan,cuma kaya gunung dan danau doang, gue ga teriak. kata abang gue sih seram karena ngelihat ombaknya naik turun. Gue ga lihat ombaknya. trus kita dijatuhin di danau dua kali. sakit banget bro. Sekarang berasa semua pegelnya. tapi seru hehe. Kita sempat foto-foto dong.Gue protes badan gue kok jadi lebar banget. Sepupu gue langsung nyahut,"tuh kan mulai deh.Udah dibilang juga." Oh ya, habib mandi lho.ponakan gue yang unyu-unyu banget itu.dia ga nangis, itu bocah kece banget dah. Anyway, that was a really really nice holiday. Unforgettable. Thanks for the sweet memories my lovely family <3
Love you as always

nih dokumentasi